judul 11 judul 22 judul 33

SEJARAH

Perjalanan Perpustakaan dari Tahun ke Tahun


SEJARAH PERPUSTAKAAN UMUM KOTA BUKITTINGGI

 

1.     Kurun Waktu 1975 s/d September 2006

Pada masa pemerintahan walikota Bukittinggi A. Kamal, SH (1975-1976) mulai dibangun perpustakaan umum yang sekarang menjadi Gedung DPRD Kota Bukittinggi dengan koleksi berjumlah ± 600 eksemplar dimana pada waktu itu seluruh fasilitas dan kebutuhan perpustakaan pun mulai dilengkapi. Perpustakaan ini dikelola oleh petugas-petugas yang berasal dari pegawai balaikota Bukittinggi.

 Selanjutnya Pada tahun 1976 dibangunlah gedung khusus perpustakaan di Jalan DR. A. Rivai Nomor 17 Bukittinggi. Gedung ini dibangun 2 lantai dengan desain dan penataan yang terencana untuk keperluan perpustakaan. Pemanfaatan Gedung ini diresmikan langsung oleh Pak Hatta pada tanggal 12 Agustus 1976 bertepatan dengan ulang tahun Bung Hatta yang ke 74, dan nama beliau dijadikan nama perpustakaan Kotamadya  Bukittinggi sehingga pada 12 Agustus 1976 Perpustakaan Mohammad Hatta Kota Bukittinggi resmi berdiri. Sejak didirikan hingga tahun 2001 perpustakaan dikelola oleh Sekretariat Daerah Kota Bukittinggi/bagian dan tahun 2001 sejalan dengan otonomi daerah pengelolaan perpustakaan dipindahkan ke Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi

Sejalan dengan waktu, kondisi gedung Perpustakaan Mohammad Hatta sudah tidak memadai lagi. Bertepatan dengan peringatan 100 tahun kelahiran Bung Hatta 12 Agustus 2002 pemerintah kota Bukittinggi yang waktu itu dibawah pimpinan Walikota H. Djufri berniat untuk mengembangkan perpustakaan ini agar lebih memadai. Hal ini disambut baik oleh pemerintah pusat yang juga mempunyai keinginan yang sama untuk tetap menghidupkan semangat dwitunggal Soekarno-Hatta. Maka, pada tahun 2003 atas izin dari Bapak Presiden RI, Kepala Perpustakaan Nasional RI membentuk tim pendirian Perpustakaan Proklamator Bung Hatta di Bukittinggi-Sumbar, yang susunan organisasinya melibatkan pejabat negara secara ex officio. Pemerintah Kota Bukittinggi menyediakan lahan yang cukup dan lokasi yang strategis serta cocok untuk membangun Perpustakaan modern berstandar nasional dan internasional. Sedangkan untuk pembiayaan fisik dibebankan kepada APBN, dana pendamping dari APBD Propinsi Sumbar dan APBD Kota Bukittinggi. Gedung perpustakaan yang baru ini dibangun di bukit Gulai Bancah, berdampingan dengan gedung balaikota baru Kota Bukittinggi.

 

2.     Kurun Waktu September 2006  s/d Desember 2012

 

Setelah pembangunan gedung dirampungkan, aset, pegawai dan seluruh koleksi perpustakaan Mohammad Hatta Kota Bukittinggi yang berada di jalan DR. A. Rivai Nomor 17 Bukittinggi dipindahkan ke gedung baru yang ada di bukit gulai bancah. Pada hari kamis tanggal 21 September 2006 Presiden Republik Indonesia DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Pada tahun 2006 tersebut Perpustakaan Proklamator Bung Hatta dikelola penuh oleh pemerintah kota Bukittinggi dengan pembiayaan bersama oleh APBN Perpustakaan Nasional RI dan APBD Kota Bukittinggi. Untuk kelancaran hubungan pemerintah pusat karena pendanaan bersifat sharing, diangkatlah koordinator khusus untuk menghubungkan komunikasi antara pemda Bukittinggi dengan Perpustakaan Nasional RI.

Dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antar Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota dan ditetapkannya Organisasi Perangkat Daerah, maka susunan Organisasi Perangkat Daerah juga mengalami perubahan sesuai dengan Peraturan Pemerintah tersebut. Pada Tahun 2009 dengan keluarnya Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 11 Tahun 2008 tentang pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah terjadi penggabungan antara Perpustakaan dengan Kantor Arsip Daerah Kota Bukittinggi yang bernama Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Bukittinggi.

Sejalan Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 11 Tahun 2008 tersebut. Sejak tahun 2008 Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Kota Bukittinggi dikelola oleh Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD)  Kota Bukittinggi. Selain mengolela Perpustakaan Proklamator Bung Hatta di Bukit Gulai Bancah , KPAD juga mengelola Kearsipan dan Dokumentasi Kota Bukittinmggi di Eks Kantor Arsip Daerah Jl. Perwira III No 10 Belakang Balok.

Pada tahun 2012, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menerbitkan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2012 Tanggal 7 Me1 2012 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, maka Perpustakaan Proklamator Bung Hatta menjadi UPT Perpustakaan Nasional RI. Dengan terbitnya SK ini, maka Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Bukittinggi, tidak punya wewenang lagi untuk mengelola Perpustakaan Proklamator Bung Hatta karena sudah diambil alih sepenuhnya oleh Pemerintah Pusat melalui Perpustakaan Nasional RI.

 

3.     Kurun Waktu Januari 2013  s/d Desember 2016

Pada Desember 2012 gedung, seluruh koleksi dan seluruh aset perpustakaan Proklamator Bung Hatta diambil alih Perpustakaan Nasional. Dengan demikian Kota Bukittinggi kehilangan gedung, seluruh koleksi, peralatan dan perlengkapan yang pernah ada. Karena Gedung Perpustakaan Proklamator Bung Hatta dan segala aset didalamnya sudah menjadi wewenang Perpustakaan Nasional, maka praktis Kota Bukittinggi harus membangun ulang perpustakaan milik Kota Bukittinggi dari awal.

Untuk persiapan pembangunan ulang perpustakaan Kota Bukittinggi, maka salah satu ruangan berukuran 8 x 8 m / 64 m2 di Kantor Arsip Daerah Kota Bukittinggi dijadikan rintisan awal perpustakaan  Kota Bukittinggi, ruangan tersebut beralamat di Jln. Perwira III No.10 Kota bukittinggi (Kantor Arsip Kota Bukittinggi) Maka mulailah dibangun ulang perpustakaan dari ketaiadaan koleksi, rak, peralatan dan   perlengkapan. Kerena koleksi peralatan dan perlengkapan tidak memadai untuk melakukan pelayanan maka untuk sementara waktu tidak melakukan layanan perpustakaan.

Seiring berjalannya waktu hingga akhir tahun 2014 gedung perpustakaan yang diharapkan masih belum terwujud sedangkan kebutuhan dan tuntutan akan pelayanan perpustakaan tidak bisa ditunda lagi, maka akhirnya diputuskan layanan perpustakaan akan dilaksanakan mulai tahun 2015.

Setelah layanan perpustakaan umum Kota Bukittinggi dibangun ulang kembali dari awal, maka secara bertahap layanan perpustakaan mulai dikembangkan. Perpustakaan Umum Kota Bukittinggi mulai membangun ulang koleksinya dari ketiadaan dan mulai melengkapi sarana prasarana pendukung pelayanan. Sejalan dengan hal tersebut masyarakat Bukittinggi diperkenalkan kembali pada perpustakaan Umum Kota Bukittinggi yang sempat mati suri. Hingga akhir tahun 2016, gedung perpustakaan pengganti belum juga dibangun, namun perpustakaan telah mengalami perkembangan yang cukup pesat walaupun dengan ruangan, koleksi dan peralatan yang belum maksimal. Saat ini seluruh pengelolaan dan layanan perpustakaan telah terotomasi menggunakan sistem otomasi inlislite (software perpusnas) serta pengunjung dan peminjam perpustakaan telah mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

 

 

4.     Kurun Waktu 2017 s/d Sekarang

Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 9 Tahun 2016 tentang pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaga Daerah Kota Bukittinggi Tahun 2016 Nomor 9, Tambahan Lembaran Daerah Kota Bukittinggi Nomor 9). Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Bukittinggi diubah menjadi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bukittinggi yang beralamat di Jalan Perwira III No. 10 Belakang Balok Bukittinggi. Saat ini secara struktur, perpustakaan telah mengalami pengembangan dari Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi yang haya memiliki 1 seksi yang khusus mengelola perpustakaan menjadi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bukittinggi, sebuah dinas tipe B. Dengan adanya pengembangan strukur ini maka ada 2 Bidang dan 5 Seksi yang khusus mengelola perpustakaan.

Untuk pengembangan layanan, Sejak 2 tahun didirikan kembali dari mati suri karena koleksi, sarana dan prasarana, Perpustakaan Umum Kota Bukittinggi telah semakin berkembang. Saat ini perpustakaan telah mempunyai 9.968 judul dengan 20.645 eksemplar koleksi serta mempunyai 1.391 orang anggota, serta tingkat kunjungan yang telah mencapai 50 orang / hari.

Namun dalam segi ruangan layanan, Perpustakaan Umum Kota Bukittinggi masih dalam kondisi kerterbatasan. Sampai saat ini gedung layanan perpustakaan masih belum dibangun. Akhirnya perpustakaan masih menempati 8 x 8 m / 64 m2 di salah satu ruangan kantor. Ukuran ruangan yang sangat terbatas sedangkan layanan yang  telah berkembang membuat suasana layanan penuh sesak. Hal ini disiasati dengan membuat meja dan kursi layanan di lapangan parkir dendung dinas. Hal ini cukup membantu sebagai sarana membaca pengunjung perpustakaan.

Namun demikian, segala keterbatasan yang ada tidak menyurutkan semangat aparatur Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bukittinggi dalam mengembangkan Perpustakaan Umum Kota Bukittinggi. Semoga pembangunan gedung layanan perpustakaan yang representatif bisa segera terwujud sehingga Perpustakaan Umum Kota Bukittinggi semakin maju dan berkembang. 

" Kualitas Seseorang Ditentukan Seberapa Banyak Ilmu dan Wawasannya - Maka Membacalah "

- Perpustakaan Bukittinggi -


Media Sosial / Kanal

  • PERPUSTAKAAN BUKITTINGGI

    Official Facebook

  • PERPUSTAKAAN BUKITTINGGI

    Official Facebook

  • PERPUSTAKAAN BUKITTINGGI Official Youtube

    Kunjungi Kami

    Perpustakaan Umum Kota Bukittinggi
    Jln. Perwira III No. 10, Belakang Balok,
    Bukittinggi, Sumatera Barat
    Telp/Fax: (0752) 624391

    Buletin & Promosi